Senin, 21 November 2011

Teori Konseptual Keperawatan Dorothea E. Orem


                          Teori Konseptual Keperawatan
                         Dorothea E. Orem

 
                                                                    DI SUSUN OLEH:
                                                                        AMALIYAH
                                                             DESMALIA MAULANA. S
                                                                    DWI EKAWATI
                                                                      SULIAWATI
                                                                 UPI DYAH PALUPI


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
JAKARTA
 2011


                                                                          BAB I
                                                                PENDAHULUAN

Keperawatan sebagai pelayanan profesional, dalam aplikasinya harus dilandasi oleh dasar keilmuan keperawatan yang kokoh.Dengan demikian perawat harus mampu berfikir logis, dan kritis dalam menelaah dan mengidentifikasi fenomena respon manusia. Banyak bentuk-bentuk pengetahuan dan ketrampilan berfikir kritis harus dilakukan pada setiap situasi klien, antara lain degan menggunakan model-model keperawatan dalam proses keperawatan. Dan tiap model dapat digunakan dalam praktek keperawatan sesuai dengan kebutuhan.

Pemilihan model keperawatan yang tepat dengan situasi klien yang spesifik, memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang variable-variable utama yang mempengaruhi situasi klien. Langkah-langkah yang harus dilakukan perawat dalam memilih model keperawatan yang tepat untuk kasus spesifik adalah sebagai berikut :
1.      Mengumpulkan informasi awal tentang fokus kesehatan klien, umur, pola
hidup dan aktivitas sehari-hari untuk mengidentifikasi dan memahami keunikan pasien.
2.      Mempertimbangkan model keperawatan yang tepat dengan menganalisa asumsi yang melandasi, definisi konsep dan hubungan antar konsep.
Dari beberapa model konsep, salah satu diantaranya adalah model self care yang diperkenalkan oleh Dorothea E. Orem. Orem mengembangkan model konsep keperawatan ini pada awal tahun 1971 dimana dia mempublikasikannya dengan judul "Nursing Conceps of Practice Self Care". Model ini pada awalnya berfokus pada individu kemudian edisi kedua tahun 1980 dikembangkan pada multi person's unit (keluarga, kelompok dan komunitas) dan pada edisi ketiga sebagai lanjutan dari 3
hubungan konstruksi teori yang meliputi :
           1.Teori self care
                       2. Teori self care deficit, dan
                       3. Teori nursing system



                                                                      BAB II
                                                              PEMBAHASAN

A.    Biografi Dorothea E. Orem

Dorothea E. Orem  pendidikan sekolah perawatan di rumah sakit Providence di Washington DC. Lulus Sarjana Muda tahun 1930. Lulus Master tahun 1939 pendidikan keperawatan. Tahun 1945 bekerja di Universitas Katolik di Amerika selama perjalanan kariernya ia telah bekerja sebagai staf perawat, perawat tugas pribadi, pendidik, administrasi keperawatan dan sebagai konsultan (1970).
1.      Tahun 1958- 1959 sebagai konsultan di Departemen kesehatan pada bagian
pendidikan kesejahteraan dan berpartisipasi pada proyek pelatihan keperawatan
2.      Tahun 1959 konsep perawatan Orem dipublikasikan pertama kali
3.      Tahun 1965 bergabung dengan Universitas Katolik di Amerika membentuk model teori keperawatan komunitas
4.      Tahun 1968 membentuk kelompok konferensi perkembangan keperawatan, yang menghasilkan kerja sama tentang perawatan dan disiplin keperawatan
5.      Tahun 1976 mendapat gelar Doktor Honoris Causa
6.      Tahun 1980 mendapat gelar penghargaan dari alumni Universitas Katolik Amerika tentang teori keperawata
7.      Selanjutnya Orem mengembangkan konsep keperawatan tentang perawatan diri sendiri dan dipulikasikan dalam keperawatan (Concept of Pratice tahun 1971).
8.      Tahun 1980 mempublikasikan buku kedua yang berisi tentang edisi pertama diperluas pada keluarga, kelompok dan masyarakat.
9.      Tahun 1985 mempublikasikan buku kedua yang berisi tentang tiga teori, yaitu ; Theory self care, theory self care deficit, theory system keperawatan.
B.     Pengertian

Keperawatan mandiri (self care) menurut Orem's adalah :

"Suatu pelaksanaan kegiatan yang diprakarsai dan dilakukan oleh individu sendiri
       untuk memenuhi kebutuhan guna mempertahankan kehidupan, kesehatan dan
        kesejahteraannya sesuai dengan keadaan, baik sehat maupun sakit " (Orem's, 1980).

Pada dasarnya diyakini bahwa semua manusia itu mempunyai kebutuhan-kebutuhan self care dan mereka mempunyai hak untuk mendapatkan kebtuhan itu sendiri, kecuali bila tidak mampu.

C.   Teori Sistem Keperawatan Orem

Teori ini mengacu kepada bagaimana individu memenuhi kebutuhan dan menolong keperawatannya sendiri, maka timbullah teori dari Orem tentang Self Care Deficit of Nursing. Dari teori ini oleh Orem dijabarkan ke dalam tiga teori yaitu ;

1.  Self Care
Teori self care ini berisi upaya tuntutan pelayanan diri yang The nepeutic sesuai  
dengan kebutuhan Perawatan diri sendiri adalah suatu langkah awal yang
dilakukan oleh seorang perawat yang berlangsung secara continue sesuai dengan
keadaan dan keberadaannya , keadaan kesehatan dan kesempurnaan.
Perawatan diri sendiri merupakan aktifitas yang praktis dari seseorang dalam
memelihara kesehatannya serta mempertahankan kehidupannya. Terjadi hubungan
antar pembeli self care dengan penerima self care dalam hubungan terapi. Orem
mengemukakan tiga kategori / persyaratan self care yaitu : persyaratan universal,
persyaratan pengembangan dan persyaratan kesehatan.

Penekanan teori self care secara umum :
a.Pemeliharaan intake udara
 b.Pemeliharaan intake air
c.Pemeliharaan intake makanan
d.Mempertahankankan hubungan perawatan proses eliminasi dan eksresi
e.Pemeliharaan keseimbangan antara aktivitas dan istirahat
f.Pemeliharaan keseimbangan antara solitude dan interaksi social
g.Pencegahan resiko-resiko untuk hidup, fungsi usia dan kesehatan manusia
h.Peningkatan fungsi tubuh dan pengimbangan manusia dalam kelompok sosial
sesuai dengan potensinya
  2. Self Care Deficit
     Teori ini merupakan inti dari teori perawatan general Orem, yang  menggambarkan  
     kapan keperawatan di perlukan, oleh karena perencanaan
                             keperawatan pada saat perawatan yang dibutuhkan.

                             Bila dewasa (pada kasus ketergantungan, orang tua, pengasuh) tidak mampu atau
keterbatasan dalam melakukan self care yang efektif

Teori self care deficit diterapkan bila ;

a. Anak belum dewasa
b. Kebutuhan melebihi kemampuan perawatan
c. Kemampuan sebanding dengan kebutuhan tetapi diprediksi untuk masa yang
akan datang, kemungkinan terjadi penurunan kemampuan dan peningkatan
kebutuhan.
                            3. Nursing system
                                Teori yang membahas bagaimana kebutuhan "Self Care" pasien dapat dipenuhi
                                 oleh perawat, pasien atau keduanya.

                                Nursing system ditentukan / direncanakan berdasarkan kebutuhan "Self Care" dan
                                kemampuan pasien untuk menjalani aktifitas "Self Care".

                                Orem mengidentifikasikan klasifikasi nursing system :
                                 a. The Wholly compensatory system
                                     Bantuan secara keseluruhan, dibutuhkan untuk klien yang tidak mampu
                                      mengontrol dan memantau lingkungannya dan berespon terhadap rangsangan.
                                 b. The Partly compensantory system
                                     Bantuan sebagian, dibutuhkan bagi klien yang mengalami keterbatasan gerak
                                     karena sakit atau kecelakaan
                                .c.The supportive - Educative system
                                    Dukungan pendidikan dibutuhkan oleh klien yang memerlukannya untuk
                                    dipelajari, agar mampu melakukan perawatan
                                 d. Metode bantuan :
                                      Perawat membantu klien dengan menggunakan system dan melalui lima metode
                                      bantuan yang meliputi :
                                                                                                  i.      Acting atau melakukan sesuatu untuk klien
                                                                                                ii.      Mengajarkan klien
                                                                                              iii.      Mengarahkan klien
                                                                                              iv.      Mensupport klien
Menyediakan lingkungan untuk klien agar dapat tumbuh dan berkembang.
D.      Keyakinan dan nilai - nilai
Kenyakianan Orem's tentang empat konsep utama keperawatan adalah :
1.      Klien : individu atau kelompok yang tidak mampu secara terus menerus memperthankan self care untuk hidup dan sehat, pemulihan dari sakit atau trauma atu koping dan efeknya.
2.      Sehat : kemampuan individu atau kelompoki memenuhi tuntutatn self care yang berperan untuk mempertahankan dan meningkatkan integritas structural fungsi dan perkembangan.
3.      Lingkungan : tatanan dimana klien tidak dapat memenuhi kebutuhan keperluan self care dan perawat termasuk didalamnya tetapi tidak spesifik.
4.      Keperawatan : pelayanan yang dengan sengaja dipilih atau kegiatan yang dilakukan untuk membantu individu, keluarga dan kelompok masyarakat dalam mempertahankan self care yang mencakup integritas struktural, fungsi dan perkembangan.
E.       Tiga kategori self care
Model Orem's menyebutkan ada beberapa kebutuhan self care yang disebutkan sebagai keperluan self care (self care requisite), yaitu :
1.      Universal self care requisite ; keperluan self care universal dan ada pada setiap manusia dan berkaitan dengan fungsi kemanusiaan dan proses kehidupan, biasanya mengacu pada kebutuhan dasar manusia. Universal requisite yang dimaksudkan adalah :
                                                                                                             a.      Pemeliaharaan kecukupan intake udara
                                                                                                            b.      Pemeliharaan kecukupan intake cairan
                                                                                                             c.      Pemeliaharaan kecukupan makanan
                                                                                                            d.      Pemeliaharaan keseimabnagn antara aktifitas dan istirahat
                                                                                                             e.      Mencegah ancaman kehidupan manusia, fungsi kemanusiaan dan kesejahteraan manusia
                                                                                                             f.      Persediaan asuhan yang berkaitan dengan proses- proses eliminasi.
                                                                                                            g.      Meningkatkan fungsi human fungtioning dan perkembangan ke dalam kelompok sosial sesuai dengan potensi seseorang, keterbatasan seseorang dan keinginan seseorang untuk menjadi normal.
2.      Developmental self care requisite : terjadi berhubungn dengan tingkat perkembangn individu dan lingkungan dimana tempat mereka tinggal yang berkaitan dengan perubahan hidup seseorang atau tingkat siklus kehidupan.
3.      Health deviation self care requisite : timbul karena kesehatan yang tidak sehat dan merupakan kebutuhan- kebutuhan yang menjadi nyata karena sakit atau ketidakmampuan yang menginginkan perubahan dalam perilaku self care
F.       Tujuan
Tujuan keperawatan pada model Orem"s secara umum adalah :
1.      Menurunkan tuntutan self care pada tingkat dimana klien dapat memenuhinya, ini berarti menghilangkan self care deficit.
2.      Memungkinkan klien meningkatkan kemampuannya untuk memenuhi tuntutan self care.
3.      Memungkinkan orang yang berarti (bermakna) bagi klien untuk memberikan asuhan dependen jika self care tidak memungkinkan, oleh karenanya self care deficit apapun dihilangkan.
                          Jika ketiganya ditas tidak tercapai perawat secara langsung dapat memenuhi
kebutuhan-kebutuhan self care klien.

Tujuan keperawatan pada model Orem's yang diterapkan kedalam praktek
keperawatan keluarga / komunitas adalah :
            I.Menolong klien dalam hal ini keluarga untuk keperawatan mandiri secara terapeutik
            2. Menolong klien bergerak kearah tidakan-tidakan asuhan mandiri
            3. Membantu anggota keluarga untuk merawat anggota  keluarganya yang mengalami gangguan
               secara kompeten.   Dengan demikian maka fokus asuhan keperawatan pada model orem's yang
  diterapkan pada praktek keperawtan keluaga/komunitas adalah:
 a  Aspek interpersonal : hubungan didalam kelurg
 b.  Aspek sosial : hubungan keluarga dengan masyarak Disekitarny
 c Aspek prosedural ; melatih ketrampilan dasar keluarga sehingga mampu
    mengantisipasi perubahan yang terjadi
            d. Aspek tehnis : mengajarkan kepada keluarga tentang tehnik dasar yang
                Dilakukandi rumah, misalnya melakukan tindakan kompres secara benar.



                                






                                                                        
                                                                        BAB III
                                                                       PENUTUP

Dengan mempelajari model konsep atau teori keperawatan sebagaimana disampaikan dimuka maka dapat disimpulkan bahwa perawat harus memahami apa yang harus dilakukan secara tepat dan akurat sehingga klien dapat memperoleh haknya secara tepat dan benar. Asuhan keperawatan dengan pemilihan model konsep atau teori keperawatan yang sesuai dengan karakteristik klien dapat memberikan asuhan keperawatan yang relevan .

Model konsep atau teori keperawatan self care mempunyai makna bahwa semua manusia mempunyai kebutuhan-kebutuhan self care dan mereka mempunyai hak untuk memperolehya sendiri kecuali jika tidak mampu. Dengan demikian perawat mengakui potensi pasien untuk berpartisipasi merawat dirinya sendiri pada tingkat kemampuannya dan perawatan dapat menentukan tingkat bantuan yang akan diberikan.

Untuk dapat menerapkan model konsep atau teori keperawatan ini diperlukan suatu pengetahuan dan ketrampilan yang mendalam terhadap teori keperawatan sehingga diperoleh kemampuan tehnikal dan sikap yang therapeutik.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar